hidupi hidupmu

2/6/2017

Aku sebuah keberadaan

Di tempat yang penuh kehampaan

Penuh, ramai, sesak

Tapi tak satupun jiwa berbicara

 

Dunia bilang

Kita manusia

Hidup bersama

Kalau sendiri, tidak mungkin

 

Apa sebenarnya

Yang dilihat orang

Dalam sebuah kejamakkan

Multiplikasi eksistensi yang beresensi sama

 

Aku melihat

Pelangi yang tak begitu indah

Banyak celah cahaya matahari yang lewat

Dan tak sempat memantulkan warnanya

 

Manusia hidup dalam kerumunan

Yang tak semuanya tahu satu sama lain ada

Yang tak semua peduli

Soal hakikat dirinya yang hadir dalam cerminan nama lain

 

Ah, yasudahlah

Dunia fana pula bukan?

Bicara soal eksistensi, nanti juga berakhir

Di mulut cacing-cacing yang kita anggap tak berdaya itu

 

Iya, ada yang percaya

Soal kehidupan setelah itu

Tapi banyak pula yang tidak

Dan itu, bukan bagian siapapun ‘tuk dipikirkan

 

Biarlah manusia menghidupi detik-detik yang tak seberapa ini

Yang sebentar berjalan lalu terlupakan

Biarlah kita hidup bersama siapa saja

Asal jangan karena mereka kita mati lebih cepat

 

Tiap jiwa punya warna sendiri

Hidup mereka memang terserah kaki mereka

Soal berakhir kemana

Biar yang Maha yang mengaturnya

 

Hidupi saja hidupmu

Bernafaslah dengan bebas selagi bisa

Berjalanlah kemana hatimu berbisik

Pergilah kemana mimpimu membawamu

 

Jangan berhenti karena tahu kalau semua akan berhenti dan hilang

Jangan diam karena tahu kalau semua akan kehabisan waktunya

Jangan pergi karena seseorang yang tak menginginkan kedatangamu

Hidupi hidupmu dengan kehidupan yang tak mati rasa

marselinaviase

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s